"A lot of people think international relations is like a game of chess. But it's not a game of chess, where people sit quietly, thinking out their strategy, taking their time between moves. It's more like a game of billiards, with a bunch of balls clustered together."
Madeleine Albright
Security is the foundation on which peace and prosperity is built. Without it, no nation can plan and build its future. Defense is commitment to the future.

Thursday, August 01, 2013

Paradoks Aktor Non Negara di Hubungan Internasional

Sejak berakhirnya perang dingin, para pemikir hubungan internasional sepakat jika peran aktor-aktor non negara semakin meningkat di dalam dinamika hubungan internasional .  Perkembangan ini di satu sisi menguntungkan karena meningkatkan posisi tawar aktor non negara ketika berhadapan dengan negara.

Namun di sisi lain, sebaliknya. Peran dan power aktor non negara yang menguat ternyata bagaikan pedang bermata dua. Di satu sisi menguntungkan, sementara di sisi lain membahayakan negara dan aktor non negara itu sendiri. Jaringan teroris global yang ada sekarang ini merupakan contoh yang dapat digunakan untuk menjelaskan fenomena ini.

Terorisme global yang ada saat ini merupakan salah satu bentuk dari menguatnya peran dan power aktor non negara di dalam hubungan internasional. Aksi-aksi yang dilakukan para teroris global ini mampu mempengaruhi arah dinamika hubungan internasional. Paska 9/11 orientasi kebijakan negara-negara berubah dengan menempatkan isu terorisme sebagai isu utama dalam perumusan kebijakan negara.

Aksi-aksi terorisme global ini tidak saja mengancam negara namun juga mengancam eksistensi aktor-aktor non negara lainnya. Konsekuensi dari fenomena tersebut adalah negara berusaha memperkuat dirinya yang salah satunya adalah dengan cara mengontrol aktivitas aktor non negara. Contoh dari ini adalah keputusan pemerintah Amerika Serikat untuk mengawasi seluruh aktivitas komunikasi warga-negaranya. 

Di sinilah letak paradoksnya. Di satu sisi peran dan power yang menguat memberikan dampak positif bagi aktor non negara. Aktor-aktor ini mampu meningkatkan posisi tawar dan menyuarakan kepentingannya ketika berhadapan dengan negara. Namun di sisi lain, peningkatan posisi ini juga mengancam kebebasan dan, bahkan, eksistensi aktor non negara.   

Wendy Prajuli

*Gambar milik npsglobal.org

No comments:

Post a Comment