Pertama,
performa ekonomi Cina memang telah menurun dan hal ini telah menjadi
pembicaraan para pemerhati Cina sejak beberapa tahun yang lalu. Bahkan sejumlah
pemerhati mengaitkan penurunan performa ini sebagai indikator ketidakmungkinan Cina menggeser Amerika Serikat sebagai negara adidaya (superpower).
Kedua, perlambatan ekonomi ini merupakan langkah
Cina untuk membenahi persoalan-persoalan yang ada di dalam negeri yang memiliki
dampak terhadap performa ekonomi. Persoalan ini antara lain adalah kerusakan
lingkungan, korupsi dan persoalan demografis.
Kondisi
perekonomian Cina yang demikian, selanjutnya memunculkan beberapa pertanyaan:
- Apa benar Cina tidak akan menjadi negara adidaya sebagaimana diprediksi oleh sejumlah pemerhati Cina? Jika prediksi tersebut benar, sementara, di sisi yang lain, Amerika Serikat juga sedang mengalami penurunan ekonomi yang dipercaya akan menghilangkan statusnya sebagai negara adidaya, lalu sistem internasional apa yang akan kita hadapi di masa depan?
- Apa yang akan terjadi dengan sistem ekonomi global saat ini yang juga sedang mengalami perlambatan, bahkan di beberapa wilayah mengalami krisis ekonomi, dan banyak pihak mengharapkan Cina dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi global?
- Dengan menjadikan ekonomi Cina sebagai pendorong pertumbuhan global tentunya perlambatan di ekonomi Cina akan makin memperlambat pertumbuhan ekonomi global. Dengan demikian, jika perlambatan ini terus berlangsung dan terjadi krisis global, apakah krisis yang terjadi akan melahirkan perang dunia seperti yang telah ada?
wendy prajuli
Gambar milik Businessweek.com
No comments:
Post a Comment