"A lot of people think international relations is like a game of chess. But it's not a game of chess, where people sit quietly, thinking out their strategy, taking their time between moves. It's more like a game of billiards, with a bunch of balls clustered together."
Madeleine Albright
Security is the foundation on which peace and prosperity is built. Without it, no nation can plan and build its future. Defense is commitment to the future.

Tuesday, November 15, 2011

Amerika Serikat Ingin Pangkalan Militer di Australia, Mengapa?

Dalam waktu dekat, Amerika Serikat (AS) akan menandatangani kesepakatan yang akan memberikan akses “permanen dan konstan” atas pangkalan militer Australia kepada angkatan laut AS. Dari sisi AS, ada 2 alasan yang dapat dikemukakan terkait dengan kesepakatan tersebut.


Pertama, kesepakatan tersebut terkait dengan orientasi AS yang makin meningkat di kawasan Asia. Meningkatnya orientasi AS di kawasan Asia dapat dilihat dari beberapa variable yaitu:
  1. Kunjungan luar negeri pertama presiden AS, Barrack Obama, adalah ke kawasan Asia, yaitu Jepang.
  2. Tulisan menteri luar negeri AS, Hillary Clinton, berjudul “America’s Pacific Century” di Foreign Policy bahwa Asia merupakan partner strategis AS.
  3. Kehadiran Barrack Obama di dalam pertemuan-pertemuan regional Asia.
Dengan adanya orientasi tersebut maka melalui kesepakatan dengan Australia tersebut, AS dapat makin memantapkan kehadirannya kembali di kawasan Asia.

Kedua, pangkalan baru ini merupakan jalur alternatif AS untuk menjangkau kawasan Asia, khususnya Asia Tenggara. Sebelumnya, AS telah memiliki pangkalan militer di Jepang, Korea Selatan dan Guam. Namun, pangkalan-pangkalan ini semuanya berada di wilayah utara Asia. Posisi tersebut tidak menguntungkan bagi akses AS ke wilayah Asia Tenggara, khususnya akses ke selat Malaka dan laut Cina Selatan.

Dalam 15 tahun ke depan hampir bisa dipastikan kekuatan angkatan laut Cina akan meningkat dengan signifikan. Cina saat ini sedang membangun pangkalan militer di pulau Hainan yang lokasinya berdampingan dengan laut Cina Selatan. Pangkalan ini akan dilengkapi dengan kapal selam nuklir dan kapal induk. Artinya, di masa depan Cina akan memiliki kemampuan menutup akses kekuatan militer AS yang berada di Jepang, Korea Selatan dan Guam menuju kawasan Asia Tenggara.

Kondisi ini tentunya tidak menguntungkan AS yang memiliki kepentingan menjaga keamanan jalur perdagangan internasional yang melalui selat Malaka dan laut Cina Selatan. Sehingga untuk mengatasi kekurangan ini AS perlu membangun jalur alternatif menuju Asia Tenggara dan posisi Australia yang berada di sisi selatan Asia Tenggara merupakan jalan keluar dari masalah tersebut.

Wendy Prajuli

3 comments:

  1. Anonymous3:54 pm

    Analisa saya bahwa alasan amerika menaruh kekuatan militer di darwin adalah bukan semata mata mengantisipasi kekuatan china namun lebih pada antisipasi kerawanan terhadap aset-aset penting amerika terutama di Indonesia. Sepengetahuan saya, salah satu aset penting amerika adalah tambang emas di papua yang kandungannya masih banyak dan perlu pengamanan yg ketat guna menceah terjadinya gangguan maupun ancaman baik y datang dari luar/persaingan bisnis pertambangan dengan china maupun ancaman yang datang dari dalam.internal yaitu perubahan kebijakan pemerintah indonesia terkait dengan renegoisasi pembagian royalty. hal yg mendukung analisa saya bahwa untuk tahun 2013 2014 situasi di indonesia sulit diprediksi siapa yang akan memimpin karena tidak adanya figur yang compatible.faktor lain yang perlu mendapat perhatian adalah saat ini amerika juga diambang krisis ekonomi dampak krisis eropa. amerika tidak ingin ekonominya hancur sehingga memperkuat perekonomiannya dengan lebih dekat ke asia (yg memiliki SDA melimpah)dan prospek ekonomi yang menjanjikan dari pada eropa.mudah-mudahan analisa saya ini dapat dijadikan referensi.salam . hormat saya KUTU enschuldigung76@yahoo.com

    ReplyDelete
  2. menjaga papua itu hanya akan jd efek by-product dr keberadaan tentara as d aussie. tujuan as pasang pasukan d aussie tetap cina. cb baca pidato terbaru obama d aussie

    ReplyDelete
  3. Anonymous9:15 am

    Bagaimana cara menangani konflikdi laut china selatan supaya tidak menjadi konflik yg lbh besar

    ReplyDelete