"A lot of people think international relations is like a game of chess. But it's not a game of chess, where people sit quietly, thinking out their strategy, taking their time between moves. It's more like a game of billiards, with a bunch of balls clustered together."
Madeleine Albright
Security is the foundation on which peace and prosperity is built. Without it, no nation can plan and build its future. Defense is commitment to the future.

Thursday, July 24, 2008

Apa Yang Dapat Dipelajari dari Konflik Kamboja-Thailand?

Perkembangan terakhir konflik Kamboja-Thailand adalah sikap Thailand yang menolak intervensi pihak ketiga, dalam hal ini ASEAN, di dalam penyelesaian konflik. Sikap Thailand ini menunjukan bahwa prinsip non-intervensi masih tertanam kuat di dalam benak negara-negara anggota ASEAN.

Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa masih tidak mudah bagi ASEAN untuk mewujudkan mimpi mengintegrasikan negara-negara anggotanya ke dalam kerjasama multilateral yang lebih erat meskipun telah mengeluarkan sejumlah kebijakan yang mendukung, seperti penyusunan Piagam ASEAN (ASEAN Charter).

Perspektif Realis hingga saat ini masih menjadi pendekatan dominan di dalam interaksi antar negara-negara anggota ASEAN. Hal ini berbeda dengan kasus Eropa dimana negara-negara di kawasan tersebut cenderung lebih berperspektif Liberalis, sehingga memudahkan bagi terbentuk kerjasama multilateral yang lebih erat (regionalisme).

wendy a. prajuli

2 comments:

  1. Anonymous7:50 pm

    ASEAN memang dagelan menarik...Skema kerjasamanya sangat ditentukan oleh komposisi pemimpin di negara2 anggotanya. Coba bandingkan kondisi Thailand skrg dengan Thailand jaman Surin Pitsuwan yang demikian semangatnya ingin meruntuhkan dinasti non-interference. Theory-wise, realism still fights head-to-head with constructivism in analyzing ASEAN though...And the above case also explains how idea matters in ASEAN regionalism if we look at how powerful the ASEAN Way is overtime....

    ReplyDelete
  2. konflik itu membuat ardi semakin pesimis dengan terbentuknya masyarakat asean dalam waktu dekat...eropa saja butuh waktu sangat panjang...

    thx untuk kunjungan dan kritiknya mas..di tunggu kunjungan selanjutnya...

    maklum kalo masih kurang rapih...tapi targetku 3 artikel per minggu...semoga practice makes perfect..

    sudikah add link daku ?

    ReplyDelete